Penerapan Metode Bermain Peran (Role Playing) dalam Mengembangkan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun

  • Wardah Anggraini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Anggi Darma Putri UIN Raden Intang Lampung
Keywords: Metode Bermain Peran, Perkembangan Kognitif, Anak Usia 5-6 tahun

Abstract

This study aims to find out how the application of the role playing method in developing cognitive skills of children aged 5-6 years. The problem in this study is the low cognitive development of children aged 5-6 years and the hope that the role playing method still uses limited media in RA Az-Zahra Natar, South Lampung. The method used in this research is a descriptive qualitative method that describes how the role playing method is used at RA Az-Zahra Natar, South Lampung. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Analysis of the data used is the analysis of miles and huberman model data, namely data reduction, data collection and conclusion drawing. Based on data collection and analysis conducted there are several findings of research results about playing a role in developing cognitive children aged 5-6 years. The results of this research are the application of the steps used in role playing, i.eWarming up (warming up), participants (choosing players), setting the stage, observers (preparing observers), holding (ensuring roles), discussion and evaluation, reusing (playing back roles), second discussion and evaluation, various conclusions and experiences

References

Anwar, C. (2014). Hakikat Manusia dalam Pendidikan sebuah Tinjauan Filosofis. Yogyakarta: Suka Press.

Bungin, B. (2011). Penelitian Kualitatif. Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

Dea, E. L. T. dan L. F. D. E. L. T. dan L. F. (2017). Pengembangan Kemampuan Kognitif Dan Sosial-Emosional Melalui Penerapan Media Balok Dan Bermain Peran Pada Siswa Tk Kuntum Mekar, Lampung. Al-Athfal Jurnal Pendidikan Anak, 3(2).

Eleanor Sautelle, Terry Bowles, John Hattie, D. N. A. (2015). Personality, Resilience, Self-Regulation and Cognitive Ability Relevant to Teacher Selection. Australian Journal of Teacher Education, 40(4), 53–71.

Latief, M. (2013). Orientasi Baru Penidikan Anak Usia Dini Teori dan Aplikasi. Jakarta: Prenada media Group.

Maulidiah, D. (2016). Peningkatan Perkembangan Kognitif Melalui Pembelajaran Sains Dengan Metode Proyek Di Taman Kanak-Kanak. UNTAN.

Moeslichatoen. (2012). Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Mulyasa, E. (2008). Menjadi Guru yang Profesional (Menciptakan Pembelajaran yang Kreatif dan Menyenangkan). Bandung: Rosdakarya.

Piaget, J. (2010). Psikologi Anak (The Psychology of the Child). In M. Jannah (Ed.), The Psychology of the Child. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Salmiati, Nurbaity, dan D. M. S. (2016). Upaya Guru dalam Membimbing Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini” (Suatu Penelitian di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Ar-Rahmah, Kota Banda Aceh). ISSN 2355-120X, 3(1).

Santrock, J. W. (2002). Life-Span Developent Jilid 1 (Alih Bahasa: Achmad Chusairi). Jakarta: Erlangga.

Uno, H. B. (2012). Model Pembeljarn Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Warsiyah. (2014). Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Bermain Peran Pada Kelompok B Tk Aba Jimbung Iv Kecamatan Kalikotes Tahun Ajaran 2012 / 2013. FKIP PAUD, 1(5).

Wifroh, M. B. K. dan S. H. (2014). Meningkatkan Perkembangan Kognitif melalui Alat Permainan Edukatif. Jurnal PGPAUD Universitas Trunojoyo Madura, 1(2).

Wiwien, P. i D. (2008). Psilogi Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Wiyani, N. A. (2014). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media.

Yin, R. K. (2012). Studi Kasus Desain dan Metode. Jakarta: Grafindo Persada.

Yus, A. (2011). Penilaian Perkembangan Belajar Anak Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Kencana.

Published
2019-12-28
How to Cite
AnggrainiW., & PutriA. (2019). Penerapan Metode Bermain Peran (Role Playing) dalam Mengembangkan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 1(2), 104-114. https://doi.org/10.15642/jeced.v1i2.466